Showing posts with label LucuLucuan. Show all posts
Showing posts with label LucuLucuan. Show all posts

22 March, 2009

She Said...

This weekend, spending a whole day with my boyfriend, dan setelah itu balik lagi kerumah, meet the family,and...

Nenek gw..which is the most complicated person who always thought that her ideas should be followed by all of the family member, yeah..actually..she does.

Nenek nanya ke gw : kamu masih sama pacarmu itu?

Gw : Ya nek,

Nenek : Dia serius sama kamu?

Gw : (diam) it's hard to answer (mikirrr-mikir) ya nek.. dia serius.

Nenek : Darimana kamu tau dia serius???

Gw : (Damn it..) lidah kelu dan... "ya nek karena dia gak main-main sm saya" (upsss jawaban macam apa ini)

Nenek : Kapan dia mau menikahi kamu??

Gw : (Duhhh!!) (mikir..mikir..) ini lagi mengkonsep buat weddingnya nek...

Nenek : yah, baguslah kalo gitu, kalo saya sebagai orang tua sih gak terlalu macem-macem ngasih penilaian, yang penting dia orangnya sopan, jujur, ramah tamah sama orangtua, bertanggung jawab, mapan, setia, dan rajin ibadah.

Gw : (is that too much Granma??) ya nek...sepertinya dia memenuhi kriteria nenek.

Nenek : Dan yang lebih penting, tidak keras kepala, mau ngikutin kemauan kita, bukan berarti kita harus diikutin terus, setia, dan bertanggung jawab! calon suami itu harus tahu keseluruhan tentang diri kita, baik buruknya, gak mesti tau baiknya aja, se-ide, se-visi, dan juga keluarga dia sm keluarga kita harus sama-sama setuju.

Gw : Ya nek.... (tiba-tiba gw jadi galau) (jika memang yang dibilang sama nenek adalah salah satu sudut pandang yang harus diperhatikan sebelum mengambil keputusan untuk menikah, aku benar benar galau, i know that my boyfriend is not as perfect as her thoughts, we both not always have the same perception, the same ideas, and we often sometimes fight)

dan lagi..

we sometimes hurt each other, but we also happy to be together,

Gw : nek, doa'in semoga dia yang terbaik buat saya ya?

Nenek : Nenek selalu mendoakan yang terbaik buat kamu sayang...




*he just love me granma, and i just love him too, and i thanks God, for everything i have*


19 March, 2009

Guk.. Guk.. Guk..

Ketika suasana dikantor gw hening, dan beberapa isi kantor adalah gw dan bapak -bapak yang super serius dengan pekerjaannya masing-masing, telinga mereka disumpal oleh headset, mata mereka tampak sangat fokus ke notebook.

Tut..tut...tut... (telepon kantor berbunyi) dan.....

Gw : Selamat siang, bisa dibantu ??? (dengan menggunakan salam sapaan khas corporate)

SuaradiSeberang : Selamat siang, bisa bicara dengan Bapak X?

Gw : Oh ada, maaf dengan siapa ini pak?

SuaradiSeberang : Dengan Dodi mbak, (nada ramah)

Gw : ok pak, baiklah tunggu sebentar..

buru-buru membesarkan suara dan memanggil bapak yang bersangkutan.... Bapak X ada telpon dari pak dodi..!!! (setengah menjerit)

Bapak X :(buru-buru melepaskan headset)..ok wait..?dari siapa tadi? (nada sok menjadi orang paling penting)

Gw : Dari bapak dodi, (menyumpah dalam hati..semoga dia cepat menuju ke telpon)

Bapak X :( mendekat ke telpon dan mulai bicara) Ya...pak Doni ada yang bisa saya bantu???...ohh bukan Pak doni ya??? maaf-maaf jadi dengan bapak siapa nih? siapa pak namanya? oh..ok....bisa agak diperjelas suaranya?? ok.....oh...iya pak gimana???

Hening sesaat.....

Bapak X : oh ok lah, sudah saya atur itu, tinggal menunggu decision dari Team leader nya, selanjutnya nanti akan saya disposisikan ke unit yang menangani, begini saja.. bisa saya minta alamat Pak Dogi, beserta emailnya juga ya, maaf Pak, kurang pantas rasanya kalau dibahas lewat telpon, jadi kapan Pak Dogi ada waktu untuk ketemu saya???

Gw *buru-buru meneguk air putih dan berharap kalau air yang gw minum itu mengandung zat pencuci otak*




17 March, 2009

Suami Jual istri yang tukang Ngomel????

Baru baca berita pagi ini, koran nasional..eh bukan situs berita nasional!
Judulnya cukup mencengangkan " Suami Jual Isterinya yang Tukang Ngomel "

isinya seperti ini :

Beijing (ANTARA News) - "Isteri tukang ngomel. Tanpa pajak. Tanpa MOT (ujicoba layak jalan di Inggris). Terawat baik --sebagian berkarat," demikian isi iklan dipasang seorang tukang bangunan untuk menjual istrinya dan ia pun menerima beberapa tawaran.

Bates, pekerja bangunan dari Gloucestershire yang sudah jenuh dengan keluhan istrinya atas hal-hal sepele, memasang iklan untuk menjual istri di "Trade-It", yang biasanya digunakan untuk membeli dan menjual mobil atau peralatan rumah tangga.

Pekerja bangunan berusia 38 tahun itu geram setelah istrinya, Donna (40), menonton televisi. Dia memasang iklan sebagai lelucon.

"Ia mengomeli saya karena melakukan perbuatan kecil, sementara ia nonton tayangan sampah di TV. Jadi, saya pikir saya akan pasang iklan agar terbebas dari dia," kata sang tukang bangunan.
"Saya kira tak ada orang yang akan menelefon, tapi saya telah menerima sedikitnya sembilan atau 10 telefon yang menanyakan dia. Menjengkelkan. Tak ada satu orang pun yang saya kenal --hanya beberapa orang yang bertanya, `Apakah ia masih ada?`"
Pasangan itu menikah tahun lalu.(*)


Tanggepan : Aku ngakak-ngakak bacanya, ternyata sense of humour bapak itu lumayan juga yah... pertahankan pak!